Review Unrequited Love
Sejujurnya saya bukan tipe orang yang gemar membuat review mengenai apa yang saya tonton, apa yang saya baca, apalagi apa yang saya makan. Karena ingatan saya seperti ikan dory, mudah sekali terhapus dan lupa. Lalu apa yang mau direview kalau saya sudah lupa jalan ceritanya? Namun biasanya bila satu buku/film/series sangat bagus, walau sudah lupa jalan ceritanya, saya akan tetap mengingat perasaan yang saya rasakan saat menikmatinya. Termasuk ke drama Unrequited Love yang akan saya review ini. Jadi walau sudah enam minggu berlalu dan saya sudah lupa nama pemeran-pemerannya, malam ini ditemani playlist Mandopop Hits di Spotify, sebotol aqua, dan setoples makaroni pedas, saya akan membagi review saya tentang drama yang sukses membuat saya binge watching 24 episode hanya dalam 4 hari saja. FYI, saya bukan tipe orang yg betah binge watching. Terakhir binge watching nonton drama itu Januari 2019 lalu, nonton Another Oh Ha Young. Biasanya saya tipe orang yang akan menonton 1 episode d...